DI MANA KINI AKU DI ENGKAU, KEKASIHKU?
cuaca tibatiba menua
padahal hari belum benar senja
bungabunga mendadak hilang warna
padahal hari masih penuh rona
di mana kini aku di engkau, kekasihku?
kucari aku di hampir tiap lubangpori badanmu
kucari aku di hampir tiap akarbulu tubuhmu
kucari aku di hampir tiap sel dalam dirimu
yang kusua melulu Sunyi hariku sendiri
dan di sela Senyap kulihat lenyap mengertap
di mana kini aku di engkau, kekasihku?
apakah aku telah kau tenggelamkan di umpluk bir
hitamku
apakah aku telah kau benamkan di abu cerutuku
apakah aku telah kau kelabukan di warna biru lukisanku
apakah aku telah kau larung demi agar hidupmu tak
murung
apakah aku telah sepenuhnya kau tenung mari di jantung
di mana Kini aku di engkau, kekasihku?
katakan padaku
biar aku ke Sana
agar kangen, kemesraan, cinta dan bahkan kehidupan
tak jadi siasia di dalam kefanaan
.....
21.34
28 12 2009
muntilan
Adakah cinta itu manis? Tanyakan kepada mereka yang putus cinta. Mungkin jawabnya, tak ada kepahitan yang melebihi kepahitan cinta.
Bagi yang mengalami manisnya cinta, sudah barang tentu sulit menjawab bahwa cinta itu sesuatu yang jahat, sesuatu yang membuat nelangsa, atau mungkin membuat kita tidak dapat tidur nyenyak hingga bahkan muntah darah.



